May 2018

Friday, 25 May 2018

Seminar Semesta Dalam Ajang Mengajak Mahasiswa Mengetahui Keasyikan Radio




Acara Seminar Semesta ‘Semarak Radio Berpesta’ yang diadakan pada Sabtu (12/5/2018), yang bertempat di Eiscaffe jalan bendungan si gura-gura Malang. Acara ini di isi pemateri oleh Ravesta Affianto, beliau adalah salah satu penyiar yang cukup terkenal di stasiun radio Surabaya, lebih tepatnya di Gen.FM Surabaya. Seminar ini diadakan oleh UMM.FM yang bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat terutama kalangan mahasiswa.
Pelaksanaan seminar ini cukup ramai dan memang sesuai dari tujuan diadakannya seminar ini bahwa yang datang pada acara seminar mayoritas dari kalangan mahasiswa. Dalam seminar pun peserta cukup antusias karena memang pembicara cukup baik dalam menyampaikan materi nya, “Pematerinya seru, menarik dan tidak membosankan” – kata Kevin salah satu peserta seminar. Pembicara dalam seminar, Kak Vetto panggilannya, dia menyampaikan berbagai hal mengenai seputar radio dan berbagi ilmu mengenainya. Mulai dari menjelaskan bagaimana menjadi announcer atau penyiar yang baik, kemudian cara membuat script untuk penyiar radio yang benar itu bagaimana. 
Kegiatan seminar ini bukan hanya bertujuan mengenalkan ruang lingkup radio, melainkan menjadi wadah atau sharing ilmu mengenai pengalaman pembicara dalam pekerjaannya menjadi penyiar radio yang cukup tenar dan disegani, “Supaya bisa sharing ilmu mengenai pengalaman dari pemateri, kemudian menyediakan tempat bagi mereka yang ingin mendapatkan dan mencari tahu apa sih keasyikan dan keuntungan dalam menjadi penyiar radio”.
Seminar radio ini juga menyampaikan atau bertujuan memberitahu bahwasannya radio pada era sekarang masih bisa menjadi pilihan media bagi masyarakat dan masih bisa bersaing dalam media – media terpecaya yang sekarang seperti youtube dll.(ifn)

Thursday, 17 May 2018

Transkip Wawancara dengan peserta dan panitia dalam acara Seminar ‘Semesta’



Hari sabtu tanggal 12 Mei 2018 saya mengikuti sebuah acara seminar di Eiscaffe jalan bendungan si gura gura Malang. Pada kesempatan ini saya tertarik untuk mewancarai beberapa narasumber yaitu Kevin dan Rosi. Kevin sebagai peserta dari acara seminar ini sedangkan Rosi panitia penyelenggara seminar.

Kevin – Peserta
Q : Apa yang kamu dapat dari acara seminar ini ?
A : Banyak, seperti ilmu tentang bagaimana menjadi announcer / penyiar yang baik, cara membuat script untuk penyiar radio.
Q : Menurut kamu bagaimana pemateri dalam seminar ini ?
A : Pemateri nya seru , menarik dan tidak membosankan
Q : Bagaimana suasana acara seminar ini ?
A : Pertama saya kira sepi, soalnya dari pemberitahuan acara nya jam 8 tapi entah kenapa acara nya molor sampai hampir jam set 10 baru dimulai. Ya akhirnya pada saat acara dimulai cukup ramai acaranya.
Q : Apakah kamu berniat untuk menjadi penyiar radio setelah mengikuti seminar ini ?
A : Mungkin tidak, karena menjadi penyiar radio itu bukan apa yang saya inginkan , bukan sesuai dengan passion sayalah
A : Apakah materi yang disampaikan pemateri cukup baik ?
Q : Cukup baik, akan tetapi pemateri kebanyakan bercanda dan bercandanya itu agak kurang ngena, agak garing gitu lah. Sedangkan untuk pas materi inti pemateri cukup baik dalam menyampaikan.

Rosi – Panitia
Q : Anda bagian panitia apa ?
A : Saya bagian panitia perlengkapan
Q : Mengapa perlu seminar ini diadakan mas ?
A : Supaya bisa sharing ilmu mengenai pengalaman dari pemateri yaitu Vetto dari radio Gen.FM . Dan disini UMM.Fm menyediakan tempat ataupun wadah bagi mereka yang ingin mendapatkan ilmu dan pengalaman tersebut
Q : Lebih ditujukan kemana acara seminar ini diadakan?
A : Ya pastinya untuk remaja dan khususnya Mahasiswa.
Q : Bagaiman dengan suasana acara ini ?
A : Cukup ramai dan antusias para peserta dengan adanya acaranya ini.
Q : Apa yang ingin ditujukan dari diadakan seminar ini ?
A : Ya ditujukannya dari acara ini ya ingin memberitahu bahwa menjadi announcer atau penyiar radio itu menyenangkan dan memiliki manfaat yang cukup.
Q : Apakah radio sekarang cukup berkembang dan mengikuti zaman ?
A : Menurut saya sekarang ya radio sudah mengikuti perkembangan zaman karena ya buktinya radio sekarang masih eksis, masih sering didengarkan oleh masyarakat umum tak terkecuali kalangan remaja ataupun mahasiswa. Terutama sekarang ada radio yang berbasis Online yang ada di aplikasi-aplikasi jaman sekarang.

Thursday, 3 May 2018

Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebhinekaan yang Berdampak Pada Perkembangan Bangsa



Fakta Berita
What : Kebhinekaan Ditangan Pemilik Masa Depan, Pengaruh Globalisasi pada Kebhinekaan
Why : Setengah Abad FISIP dengan mengadakan seminar nasional
Who : Pemateri Dr. Rinikso Kartono
When : Hari Kamis tanggal 2 Mei 2018
Where : Aula Lantai 9 GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang
How : Acara berlangsung ramai full dengan memang mayoritas mahasiswa FISIP itu sendiri

Berita News
Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebhinekaan yang Berdampak Pada Perkembangan Bangsa

Pada acara perayaan memperingati ulang tahun Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, diselenggarakan acara seminar yang bertajuk Seminar Nasional bertemakan ‘Kebhinekaan Ditangan Pemilik Masa Depan’. Seminar bertempat di aula lantai 9 GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang pada hari kamis tanggal 2 Mei 2018. Pemateri disampaikan oleh Dr. Rinikso Kartono, M.Si Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMM. Acara berlangsung ramai, mahasiswa cukup antusias dengan diadakannya seminar ini karena sampai aula penuh.
Pemateri Dr. Rinikso Kartono, M.Si berkata “Pasar luar Negeri akan merusak Kebhinekaan kita”. Beliau menyampaikan bahwasannya Globalisasi sekarang memang sangat mengancam, terutama mengancam sebagian perusahaan yang ada di Indonesia. Ambil contoh perusahaan MNC yang hampir keseluruhannya dikuasai oleh asing, dengan hampir keseluruhan lini yang ada pada Indonesia dikuasai oleh asing, maka seperti garam, gula itu import. Sehingga akan menjadi sebuah ancaman tersendiri bagi Indonesia, terutama nanti pasti berdampak kepada rakyat.
Beliau juga menyampaikan bahwa Modernisasi saat ini tidak akan membawa dampak kualitas manusia yang baik. Pada kualitas tenaga kerja, pada zaman modern saat ini tidak mempengaruhi kualitas kerja itu sendiri dengan adanya alat-alat canggih yang dapat membantu tenaga kerja. Bahasa juga dalam era Globalisasi yang pesat saat ini sudah kehilangan beberapa persen dari kualitas bahasa yang baik dan benar. Saat ini bahasa dicampur-campurkan dengan bahasa asing yang di Indonesia menjadi tren tersendiri, yang itu dapat berdampak pada ‘Kebhinekaan’.
“Uang adalah Kekuasaan” – begitu yang di katakan oleh Pak Rinikso. “Sekarang Demokrasi saat ini yang pada Indonesia melahirkan banyak Partai – Partai, yang dari luar berbeda-beda tetapi sifatnya sama saja. Jika mereka dikehendaki jadi maka ya jadi, jika tidak dikehandaki ya tidak” – lanjut tutur beliau. Adapun sekarang Demokrasi Predator, dimana Rezim APBD, bisa jalan cepat jika APBD bisa dinaikkan anggarannya. Kedepan pasti akan terjadi sebuah konflik karena kedepan bukan hanya uang tetapi sistem yang akan mereka kuasai terutama sistem budaya yang ada Indonesia. Dan itu semua pasti akan sangat berpengaruh pada nilai kebudayaan yang berdampak pada Kebhinekaan itu sendiri(ifn)