Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebhinekaan yang Berdampak Pada Perkembangan Bangsa

Thursday, 3 May 2018

Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebhinekaan yang Berdampak Pada Perkembangan Bangsa



Fakta Berita
What : Kebhinekaan Ditangan Pemilik Masa Depan, Pengaruh Globalisasi pada Kebhinekaan
Why : Setengah Abad FISIP dengan mengadakan seminar nasional
Who : Pemateri Dr. Rinikso Kartono
When : Hari Kamis tanggal 2 Mei 2018
Where : Aula Lantai 9 GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang
How : Acara berlangsung ramai full dengan memang mayoritas mahasiswa FISIP itu sendiri

Berita News
Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebhinekaan yang Berdampak Pada Perkembangan Bangsa

Pada acara perayaan memperingati ulang tahun Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, diselenggarakan acara seminar yang bertajuk Seminar Nasional bertemakan ‘Kebhinekaan Ditangan Pemilik Masa Depan’. Seminar bertempat di aula lantai 9 GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang pada hari kamis tanggal 2 Mei 2018. Pemateri disampaikan oleh Dr. Rinikso Kartono, M.Si Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMM. Acara berlangsung ramai, mahasiswa cukup antusias dengan diadakannya seminar ini karena sampai aula penuh.
Pemateri Dr. Rinikso Kartono, M.Si berkata “Pasar luar Negeri akan merusak Kebhinekaan kita”. Beliau menyampaikan bahwasannya Globalisasi sekarang memang sangat mengancam, terutama mengancam sebagian perusahaan yang ada di Indonesia. Ambil contoh perusahaan MNC yang hampir keseluruhannya dikuasai oleh asing, dengan hampir keseluruhan lini yang ada pada Indonesia dikuasai oleh asing, maka seperti garam, gula itu import. Sehingga akan menjadi sebuah ancaman tersendiri bagi Indonesia, terutama nanti pasti berdampak kepada rakyat.
Beliau juga menyampaikan bahwa Modernisasi saat ini tidak akan membawa dampak kualitas manusia yang baik. Pada kualitas tenaga kerja, pada zaman modern saat ini tidak mempengaruhi kualitas kerja itu sendiri dengan adanya alat-alat canggih yang dapat membantu tenaga kerja. Bahasa juga dalam era Globalisasi yang pesat saat ini sudah kehilangan beberapa persen dari kualitas bahasa yang baik dan benar. Saat ini bahasa dicampur-campurkan dengan bahasa asing yang di Indonesia menjadi tren tersendiri, yang itu dapat berdampak pada ‘Kebhinekaan’.
“Uang adalah Kekuasaan” – begitu yang di katakan oleh Pak Rinikso. “Sekarang Demokrasi saat ini yang pada Indonesia melahirkan banyak Partai – Partai, yang dari luar berbeda-beda tetapi sifatnya sama saja. Jika mereka dikehendaki jadi maka ya jadi, jika tidak dikehandaki ya tidak” – lanjut tutur beliau. Adapun sekarang Demokrasi Predator, dimana Rezim APBD, bisa jalan cepat jika APBD bisa dinaikkan anggarannya. Kedepan pasti akan terjadi sebuah konflik karena kedepan bukan hanya uang tetapi sistem yang akan mereka kuasai terutama sistem budaya yang ada Indonesia. Dan itu semua pasti akan sangat berpengaruh pada nilai kebudayaan yang berdampak pada Kebhinekaan itu sendiri(ifn)

0 comments :

Post a Comment